Sunday, March 11, 2012

:: JANGAN... ::

~ JANGAN tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki Mahal kerana berpagi-pagi itu membuka pintu Berkat.

~ JANGAN makan tanpa membaca BISMILLAH dan DOA makan. Nanti rezeki kita dikongsi syaitan.

~ JANGAN tambah perhiasan di badan kerana Allah sudah jadikan Manusia Makhluk yang paling Sempurna

~ JANGAN keluar rumah tanpa niat untuk membuat kebaikan.Takut-takut kita mati dalam perjalanan.

~ JANGAN pakai sepatu atau selipar yang berlainan pasangan.Makruh dan mewarisi kepapaan.

~ JANGAN biarkan Mata liar di perjalanan.. Nanti hati kita gelap diselaputi dosa.

~ JANGAN menangguh taubat bila berbuat dosa kerana mati boleh datang bila-bila masa.

~ JANGAN ego untuk meminta maaf pada ibu bapa dan sesama manusia kalau memang Kita bersalah.

~ JANGAN mengumpat sesama rakan taulan. Nanti rosak persahabatan Kita hilang bahagia.

~ JANGAN lupa bergantung kepada ALLAH dalam setiap kerja Kita. Nanti Kita sombong apabila berjaya.Kalau gagal kecewa pula.

~ JANGAN bakhil untuk bersedekah. Sedekah itu memanjangkan umur dan memurahkan rezeki Kita.

~ JANGAN banyak ketawa. Nanti mati jiwa.

~ JANGAN biasakan berbohong, kerana ia adalah ciri-ciri munafik dan menghilangkan kasih orang kepada Kita.

~ JANGAN suka menganiaya manusia atau haiwan.. Doa makhluk yang teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH.

~ JANGAN terlalu susah hati dengan urusan dunia. Akhirat itu lebih utama dan hidup di sana lebih lama dan kekal selamanya.

~ JANGAN mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata JANGAN. Sebab semuanya untuk keselamatan Kita.

ALLAH lebih tahu. "Wallahu'alam.."

Monday, February 13, 2012

Kenapa Aku Diuji?

QURAN MENJAWAB :
Qs. Al-Ankabut : 2-3
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ’Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi ?Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

KENAPA AKU TAK MENDAPAT APA YG AKU INGINKAN ??
QURAN MENJAWAB :
Qs. Al-Baqarah : 216
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”

KENAPA UJIAN SEBERAT INI ??
QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah : 286
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

KENAPA FRUST???
QURAN MENJAWAB :
Qs. Al-Imran : 139
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yg paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman”

BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA ???
QURAN MENJAWAB :
Qs. Al-Baqarah : 45
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata”

APA YANG AKU DAPAT ???
QURAN MENJAWAB :
Qs. At-Taubah : 111
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan jannah untuk mereka…”

KEPADA SIAPA AKU BERHARAP ???
QURAN MENJAWAB :
Qs. At-Taubah : 129
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal”

AKU TAK SANGGUP !!!!
QURAN MENJAWAB :
Qs. Yusuf : 12
“….dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yg kafir.”

dan segudang pertanyaan lagi yang keseluruhannya pun dapat dijawab oleh Sang Pemilik Semesta Alam. Nah, cukup jelaslah bahwa Allah-lah yang memberi kita cobaan permasalahan, pastilah Allah akan menurunkan pertanyaan beserta jawabannya! Hanya Allah sandaran manusia...

Saturday, January 14, 2012

Why do we read Qur’an


even if we can’t understand a single Arabic word????

This is beautiful story

An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa wakeup early sitting at the kitchen table reading his Qur’an. His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in every way he could. One day the grandson asked,

“Grandpa! I try to read the Qur’an just like you but I don’t understand it, and what I do understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the Qur’an do?” The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and replied, “Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water.”

The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house. The grandfather laughed and said, “You’ll have to move a little faster next time,” and sent him back to the river with the basket to try again. This time the boy ran faster, but again the basket was empty before he returned home. Out of breath,he told his grandfather that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket instead.

The old man said, “I don’t want a bucket of water; I want a basket of water. You’re just not trying hard enough,” and he went out the door to watch the boy try again. At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would Leak out before he got back to the house.

The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he reached his grandfather the basket was again empty. Out of breathe, he said, “See Grandpa, it’s useless!” “So you think it is useless?”

The old man said, “Look at the basket.” The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different. It had been transformed from a dirty old coal basket and was now clean, inside and out. “Son, that’s what happens when you read the Qur’an.

♥ Moral ♥: You might not understand or remember everything, but when you read it, you will be changed, inside and out. That is the work of Allah in our lives.”

►Please note: The noble Qur’an is that noble and blessed book of Allah Ta’ala which He revealed for the guidance of mankind. The virtues of reciting the Qur’an are numerous, but this story was quoted in general to highlight one of the the benefit in terms of worldly life and encouragement. There is much more benefits and rewards (in this world & hereafter) in the recitation of the Holy Qur’an than can be imagined or perceived.◄

Saturday, December 3, 2011

Kids scan-->save-->copy-->paste!!


Tidak semestinya wanita yg memakai tudung dan menutup aurat seorang wanita yang solehah, akan tetapi wanita yang solehah pasti akan memakai tudung dan menutup aurat.

●●●●⊱●●⊱●●⊱●●⊱●●⊱ Semoga Bermanfaat ⊰●●⊰●●⊰●●⊰●●⊰●●●●

7 Perkara Ajaib Yang Kita Terlepas Pandang

Tatkala membaca tajuk di atas, Pasti kita terbayang binaan silam yang menjadi keajaiban dunia. Tetapi maaf, bukan itu maksud saya. YA SAYA SEDANG BERCAKAP TENTANG KEAJAIBAN DI SEKELILING KAMU. Yang mungkin kita terlepas pandang. InsyaAllah menjadi Peringatan buat kita semua. Apakah keajaiban itu?


1) MEREKA YANG MELIHAT KEKUASAAN ALLAH SWT, TETAPI ANGKUH MELAKUKAN MAKSIAT

“…Sesungguhnya pada yang demikian itu, ada tanda (yang membuktikan kemurahan Allah) bagi orang-orang yang mahu berfikir.”[an-Nahl, 16:69]

2) MEREKA MEMAKAI TUDUNG, TETAPI SEOLAH OLAH TERLANJANG

“Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa itulah yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur)”(7:26).

3) MEREKA MENGAKU UMAT NABI MUHAMMAD SAW, TETAPI TIDAK BERSELAWAT KEPADANYA

Sayidatina Aisyah r.ha sedang menjahit pada suatu dinihari. Tiba-tiba jarumnya terjatuh ke lantai. Tidak sempat dia hendak mengambil semula jarum itu, api pelita yang sedang menerangi terpadam ditiup angin. Dalam keadaan yang gelap dapatkah Sayidatina Aisyah mengambil jarum yang jatuh?

Dapat iaitu tidak lama kemudian sebaik sahaja Nabi s.a.w melangkah masuk, cahaya dari tubuh Nabi s.a.w menerangi ruang yang gelap itu. Sayidatina Aisyah merasa kagum dengan kebesaran Allah s.w.t. yang memberikan kemuliaan dan kelebihan yang sangat luar biasa kepada baginda.

"Subhanallah! Adakah di kalangan umatmu orang yang tidak dapat melihat cahayamu ini wahai Rasulullah?" tanya Sayidatina Aisyah r.ha.

"Ada" jawab Nabi s.a.w. "Iaitu mereka yang apabila namaku disebut dia tidak mahu berselawat kepadaku."

Sabda Nabi s.a.w. bermaksud : " "Hinalah hidung orang yang ketika disebutkan namaku tidak membaca selawat kepadaku. "

Dalam hadis yang lain Nabi s.a.w bersabda maksudnya : "Orang yang bakhil ialah yang disebut namaku kepadanya lalu ia tidak mahu berselawat kepadaku. "
 
4) MEREKA YANG MEMENUHKAN TABUNG-TABUNG AMAL, TETAPI DENGAN RASA RIAK

"Sesungguhnya yang paling ditakutkan daripada apa yang aku takutkan menimpa kalian adalah asy syirkul ashghar (syirik kecil).Sahabat bertanya: "Apakah dimaksudkan syirik kecil itu?Baginda menjawab: Riak."(Hadis riwayat Imam Ahmad dan Baihaqi)

5) MEREKA YANG MEMPERTAHANKAN AGAMANYA TETAPI MEMBIARKAN SAUDARANYA MATI KEBULURAN

Rasulullah pernah bersabda,Tak sempurna iman seseorang jika dia tak mengasihi saudaranya sepertimana dia mengasihi dirinya sendiri atau melebihi daripada mengasihi dirinya sendiri.


6) MEREKA YANG DITIMPA UJIAN SEBAGAI (PENGHAPUSAN DOSA) TETAPI BERSANGKA BURUK KEPADA TUHAN

“Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, pada hal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu dan belum nyata orang-orang yang bersabar.”

Firman Allah dalam Surah Az Zumar;10 yang maksudnya:
 “Sesungguhnya diberi ganjaran orang sabar dengan pahala tanpa hisab.”

7) TETAPI LEBIH AJAIB JIKA MEREKA MENGETAHUI (ILMU) TETAPI TIDAK BERPESAN-PESAN KE ARAH KEBAIKAN

Dari Abu Umamah al-Baahili radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia”

Apakah kita termasuk dalam golongan ''ajaib'' ini? WALLAHUALAM. :-)

Hijab oh Hijab

Seorang Lelaki Kristian Bertanya Kepada Seorang Lelaki Muslim..

Lelaki kristian : Kenapa wanita agama kamu menutup aurat ?

Lelaki muslim tersenyum sambil mengeluarkan dua biji gula-gula di dlm koceknye, Lalu salah satu darinya dibukakan bungkusannya. kemudian dia melemparkan kedua gula-gula itu ke atas lantai..lalu bertanya kepada lelaki kristian

Lelaki muslim : Antara kedua-duanya mana satu yg kamu akan pilih ?

Lelaki kristian : Sudah tentulah yang masih dalam bungkusan

Lelaki muslim : Begitulah kami melihat dan menghormati kaum wanita agar mereka lebih terpelihara dan istimewa.
●●●●⊱●●⊱●●⊱●●⊱●●⊱ Semoga Bermanfaat ⊰●●⊰●●⊰●●⊰●●⊰●●●●
 
 
 

Pengorbanan Siti Hajar dan Air Zam Zam

 
Siti Hajar adalah isteri kedua Nabi Ibrahim. Perkahwinan itu direstui isteri pertama, Siti Sarah, sebagai satu usaha untuk melahirkan zuriat Nabi Ibrahim yang bakal meneruskan tugas menyebarkan agama Allah. Siti Sarah tidak mampu melahirkan anak disebabkan usianya ketika itu telah mencecah 70 tahun.

Namun, perasaan Siti Sarah berubah menjadi cemburu setelah Siti Hajar mengandung dan mengambil keputusan tidak mahu hidup bersama lagi dengan madunya. Nabi Ibrahim terpaksa mengambil keputusan untuk memisahkan antara kedua isterinya itu untuk mengelak persengketaan. Peristiwa itu sebenarnya menyimpan banyak hikmah yang telah ditentukan oleh Allah. Nabi Ibrahim mendapat wahyu agar membawa Siti Hajar dan anak yang baru dilahirkan, Nabi Ismail, menuju ke satu tempat yang amat jauh dari kampung halaman mereka di Palestin.

Nabi Ibrahim membawa Siti Hajar dan Nabi Ismail ke satu lembah yang kering kontang dan tiada penghuni yang kini dikenali Makkah. Kedua beranak itu ditinggalkan dengan hanya sedikit bekalan makanan dan air minuman. Mereka hanya berserah kepada Allah kerana mengetahui tindakan Nabi Ibrahim itu satu perintah daripada Allah.

Siti Hajar menyedari jika itulah perintah daripada Allah, sudah pasti Allah tidak akan mensia-siakan hamba-Nya yang taat. Namun hatinya masih tertanya-tanya hikmah di sebalik perintah Allah itu. Bayangkan perasaan Siti Hajar ditinggalkan berdua dengan anak yang masih bayi di suatu tempat yang tidak berpenghuni dan kering kontang. Pada siapakah dia harus mendapatkan pertolongan jika berlaku sesuatu perkara yang buruk kepadanya?

Dia juga sering tertanya-tanya sama ada dirinya masih berpeluang menemui suaminya yang tercinta. Sedangkan, dia tahu jarak perjalanan antara Palestin dengan Makkah pada ketika itu mengambil masa kira-kira enam bulan untuk sampai dan terpaksa melalui perjalanan yang sukar.

Siti Hajar memang merupakan wanita terpilih. Zuriatnya melalui Nabi Ismail melahirkan nabi-nabi seterusnya hinggalah Nabi Muhammad. Kecekalan dan perasaan reda berdepan dengan cabaran hidup yang sedemikian tentunya tidak pernah dilalui wanita lain.

Tidak lama selepas tinggal di lembah kontang itu, bekalan makanan dan minuman yang dibawa telah kehabisan. Lebih merungsingkan lagi apabila susu badan Siti Hajar sendiri tidak lagi keluar disebabkan keadaan badannya yang tidak mendapat makanan yang cukup. Nabi Ismail tidak dapat menyusu susu badan ibunya.

Ketika itulah Siti Hajar mula resah. Tidak sanggup mendengar tangisan Nabi Ismail akibat kehausan, Siti Hajar meletakkan Nabi Ismail di satu tempat lalu bingkas bangun mencari ke segenap tempat untuk mendapatkan air.

Siti Hajar mendaki sebuah bukit untuk meninjau dari jauh agar dapat melihat kalau-kalau ada tempat menakungkan air. Dari puncak bukit itu dia melihat dari jauh seperti ada air bertakung. Dia berlari sekuat hati ke tempat itu agar cepat dia mendapat air itu bagi diberi minum kepada puteranya. Namun, setelah sampai di tempat itu, apa yang dilihatnya tadi hanyalah fatamorgana. Dari tempat itu pula dia melihat ada tempat lain seperti ada air bertakung. Lantas dia terus berlari ke tempat itu. Sekali lagi dia kecewa kerana apa yang dilihatnya itu juga fatamorgana. Tetapi, dilihatnya sekali lagi ada tempat seperti air bertakung. Dia terus berlari tanpa mengenal penat bagi memastikan anaknya dapat minum. Begitu besar sekali pengorbanan seorang ibu. Dia tidak sedar dirinya sendiri semakin lama tidak berdaya lagi untuk bergerak.

Tanpa disedari, Siti Hajar sebenarnya telah berulang alik antara dua bukit iaitu Bukit Safa dan Bukit Marwah untuk mencari sumber air.Perlakuan Siti Hajar berlari antara Bukit Safa dan Bukit Marwah adalah tanda pengorbanan besar seorang ibu untuk anaknya.

Sebagai mengingati dan menjadikan kisah ini iktibar untuk seluruh umat Islam, perbuatan Siti Hajar berlari-lari berulang-alik dari Bukit Safar dan Bukit Marwah dizahirkan ketika melakukan ibadat haji. Berlari atau berjalan bermula dari Bukit Safa dan berakhir di Bukit Marwah berulang alik sebanyak tujuh kali adalah antara Rukun Haji yang menentukan sah atau batal ibadat haji yang dilakukan. Rukun haji itu dipanggil saie yang dilakukan selepas melakukan tawaf. Kembali kepada kisah Siti Hajar, selepas dirinya tidak lagi berdaya bergerak untuk mencari air, dengan rasa hampa dan memikirkan nasib anaknya yang ditinggalkan seketika itu, dia kembali ke tempat anaknya ditinggalkan.

Nabi Ismail yang kehausan ketika ditinggalkan telah menghentak-hentak kakinya ke bumi. Dengan rahmat Allah, tempat hentakan kaki Nabi Ismail itu terpancut mata air. Melihatkan keadaan itu, Siti Hajar gembira bukan kepalang. Serta merta semangat Siti Hajar kembali pulih. Dia menerpa ke arah mata air yang terpancut itu lalu ditadah dengan tangan terus dititiskan air itu ke mulut Nabi Ismail. Ketika menadah air itulah terpancul dari mulut Siti Hajar perkataan 'zami, zami, zami yang bermaksud 'berkumpullah, berkumpullah, berkumpullah'. Dari perkataan itulah lahir perkataan air zam-zam.

Tangisan Nabi Ismail reda setelah hilang hausnya. Dan dapatlah Siti Hajar pula menikmati air itu untuk mengembalikan kekuatan dirinya. Tempat air terpancut keluar itu dibuatkan takungan bagi mengumpul lebih banyak air.

Takungan air yang dibina itu bukan sahaja dijadikan sumber air minum Siti Hajar dan anaknya, tetapi dalam tempoh masa yang singkat dikesan oleh burung-burung yang berterbangan. Berkawan-kawan burung datang dan pergi silih berganti minum dan berehat di kawasan itu. Pergerakan burung itu kemudian dikesan oleh satu kabilah yang melalui kawasan itu. Mereka dapat mengagak bahawa tempat itu ada sumber air. Lantas, mereka mencari-carinya dan terjumpalah sumber air yang tidak disangka-sangka itu.

Dengan itu Siti Hajar pertama kali dapat menemui orang sejak ditinggalkan suaminya di situ. Ada kabilah menawarkan untuk membawa Siti Hajar meninggalkan tempat itu. Namun, dia tetap setia berpegang kepada perintah suaminya agar tetap tinggal di tempat itu.

Selepas peritiwa itu, kabilah-kabilah telah menjadikan kawasan Makkah sebagai laluan perjalanan untuk mendapatkan bekalan air. Setiap kali air dicedok, air yang keluar semakin banyak. Lebih menakjubkan, rasa dan khasiat air zam-zam amat istimewa berbanding air biasa.

Memandangkan ada bekalan air yang terjamin di situ, ada kabilah yang terus menetap di situ. Mereka yakin tempat itu dipenuhi dengan barakah. Tidak hairanlah jika dalam tempoh masa yang singkat sahaja, bilangan penduduk Makkah bertambah dengan mendadak.

Pengorbanan Siti Hajar wajar dijadikan contoh kepada para wanita dalam menghadapi cabaran hidup. Yang penting jangan mudah merasa kecewa dan hilang keyakinan diri apabila berdepan dengan sesuatu masalah.

http://www.facebook.com/notes/mhmd-farys-bd-alqhar/siti-hajar-contoh-isteri-solehah/468487878504

Thanks!!

Ya Allah, Aku mohon kepadaMu agar Kau catatkan sesiapa yang membaca blog ini, menjadi orang yang Engkau angkat kerajaannya. Engkau ampuni seluruh dosanya. Engkau buka hati yang tertutup. Engkau lembutkan hati yang keras membatu. Engkau cahayai hati yang gelap gelita. Ya Allah jadikan perkongsian ilmu ini membuatkan sisa umur kami penuh berkat. Terpelihara dari fitnah dan musibah. Amin

"Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah."